Langsung ke konten utama

Wisata Gratis Pontianak

 Kalo kita ngomongin wisata Pontianak, Tugu Khatulistiwa sudah pasti menjadi destinasi utama. Tapi,kalian tahu gak sih? Objek wisata di Kota pontianak ini bukan cuma itu doang loh!. Ada banyak lokasi menarik, mulai dari yang masuknya gratis sampai berbayar.

Tapi, kali ini saya pengen kasih rekomendasi lokasi wisata gratis nih di Pontianak!. Saya sendiri hampir setiap hari loh dengan dua ribu rupiah(uang pakir), saya bisa menikmati wisata Pontianak tanpa bayar tiket masuk alias free.

Saya bisa mengunjungi berbagai tempat wisata, mulai dari wisata budaya, wisata sejarah, melihat pertunjukan air mancur menari, masuk museum menyaksikan pameran kerajinan dan seni rupa, bersantai di taman dan hutan. Tapi itu baru di daerah pontianak loh, belum daerah lain yang masih berada di wilayah kalimantan barat yang kaya akan keindahan alamnya.

Tempat Wisata Gratis Selain Tugu Khatulistiwa

1. Waterfront Pontianak

Alamat: Jl Barito, Benua Melayu Laut, Pontianak.

Waterfront City Pontianak menjadi destinasi wisata baru di ibu kota Provinsi Kalimantan Barat sejak 2017. Panjangnya sekitar 600 meter (m) dengan lebar sekitar 8 m. Pengunjung bisa duduk di tempat duduk yang disediakan di sepanjang area rekreasi tersebut.


Waterfront pontianak
Lokasi ini paling menarik dikunjungi malam hari karena pesona lampu warna-warninya. Kita bisa menjelajah kuliner khas Kota Pontianak di sini setelah menyaksikan sunset petang.




2. Keraton Kadriyah Pontianak

Alamat: Jl Tanjung Raya 1, Dalam Bugis, Pontianak.

Keraton Kadriyah salah satu saksi bisu berdirinya Kota Pontianak. Lokasinya berada tepat di Muara Sungai Kapuas.

Kesultanan Kadriyah Pontianak merupakan Kesultanan Melayu yang didirikan Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie pada 1771. Beliau adalah Sultan Pontianak pertama.


keraton kadriyah pontianak

Bangunan Keraton Kadriyah didominasi warna kuning. Kita bisa menikmati arsitektur bangunan yang indah, meriam-meriam peninggalan Jepang dan Portugis, singgasana raja, kaca seribu, sketsa lambang Burung Garuda yang dirancang Sultan Hamid II, dan foto-foto lawas yang mengisahkan silsilah kerajaan pada masanya.


tampak dalam keraton kadriyah pontianak

3. Rumah Betang/Radakng

Alamat: Jl Letnan Jenderal Sutoyo, Kelurahan Parit Tokaya, Pontianak.

Rumah Betang atau Rumah Radakng adalah rumah adat Suku Dayak Kalimantan. Betang yang artinya rumah panjang ini benar-benar panjang sekali karena dihuni oleh beberapa keluarga. Halamannya luas tempat melaksanakan berbagai upacara adat.


rumah betang/radakng ( rumah adat kalimantan barat )
merupakan rumah adat terbesar di indonesia

Rumah Betang adalah rumah panggung yang panjangnya berkisar 30-150 m, lebarnya 10-30 m, dan tinggi tiangnya 3-5 m. Wajar jika rumah ini disebut sebagai rumah adat terbesar yang ada di Indonesia.

Syarat pembangunan Rumah Betang juga gak sembarangan loh. Hulunya harus searah matahari terbit, sedangkan hilirnya searah matahari terbenam. Ini adalah simbol kerja keras masyarakat Dayak sepanjang hari.

Ini rumah replika, sebab aslinya kita akan menjumpai rumah ini dihuni masyarakat Suku Dayak. Selain Dayak, masyarakat Kalimantan Barat terdiri dari Suku Banjar, Melayu, Kutai, Paser, dan sebagainya.

Dulunya Rumah Betang tak hanya berfungsi sebagai rumah tinggal, tapi juga pusat kegiatan masyarakat tradisional, seperti belajar bersama, tempat berkumpul dan bermusyawarah, dan atraksi budaya, dan juga baru-baru ini dijadikan tempat konser beberapa event.


4. Rumah Adat Melayu

Alamat: Jl Sutan Syahrir, Sungai Bangkong, Pontianak.

Melayu bisa dibilang salah satu suku terbesar selain Dayak di Pontianak. Rumah Adat Melayu dibangun di Kompleks Perkampungan Budaya, Jalan Sutan Syahrir Kota Pontianak. Bangunannya berdiri di atas lahan seluas 1,4 hektare (ha), terdiri dari tiga balai, yaitu Balai Kerja, Balai Pustaka, dan Balai Budaya.


rumah melayu pontianak

Balai Kerja berfungsi sebagai Kantor Sekretariat Pertemuan Balai Rakyat, kios penjualan, dan taman bermain. Balai Pustaka berfungsi sebagai perpustakaan sekaligus tempat kajian budaya. Balai Budaya berfungsi sebagai ruang pertemuan dan ruang pengelola.



Arsitektur Rumah Adat Melayu di Kalimantan Barat sangat khas. Warnanya identik dengan kuning, yaitu simbol kejayaan dan kemakmuran masyarakat Melayu.
Atapnya segitiga dengan ketinggian sudut hingga 30 derajat untuk melancarkan sirkulasi udara di ruangan. Konstruksi bangunan hampir seluruhnya menggunakan kayu. Bentuk bangunannya rumah panggung.


5. Taman Digulis Pontianak

Alamat: Jl Jenderal Ahmad Yani Nomor 114, Bansir Laut, Pontianak.

Taman kota ini baru dibuka akhir 2016. Biasanya komunitas-komunitas sering ngumpul di sini, sekalian belajar, olah raga, atau rekreasi.

Taman Digulis bisa dibilang salah satu taman terindah di Kota Pontianak. Tempatnya terawat, bersih, dan rapi. Ada Tugu Digulis yang merupakan monumen bersejarah untuk mengenang jasa para pahlawan Serikat Islam di Kalimantan Barat.


tugu digulis/bambu runcing 


Ada 11 tonggak berbentuk bambu runcing tertancap di tugu sebagai simbol 11 pejuang yang diasingkan ke Boven Digoel, Papua pada zaman kolonial. Nah, nama Digulis muncul dari nama tempat pengasingan tersebut.


joging track taman digulis

Selain jogging track, Taman Digulis dilengkapi area untuk yoga, skatepark, lapangan tenis, bahkan ada playground anak juga loh. Kursi-kursi taman tersedia di sudut taman.

Sebuah rumah baca hadir di tengah taman. Taman baca tersebut dilengkapi perpustakaan digital dan kita bisa mengakses jaringan internet secara gratis.


6. Masjid Raya Mujahidin

Alamat: Jl Ahmad Yani, Pontianak.

Masjid Raya Mujahidin adalah masjid terbesar di Kalimantan Barat. Sejarah pendiriannya berawal dari Kongres Muslimin Indonesia 1953 di mana salah satu hasilnya mencanangkan pembangunan masjid raya di seluruh kota di Indonesia, tak terkecuali Pontianak.


masjid mujahidin pontianak

Masjid Raya Mujahidin pertama kali dibangun 1974 dengan nama Masjid Mujahidin. Artinya untuk mengenang perjuangan umat Islam dalam berjihad di jalan Allah SWT.

Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 6,4 ha dan selesai empat tahun kemudian. Presiden Soeharto meresmikan langsung masjid ini pada Oktober 1978, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Pontianak ke-207.


tampak dalam masjid mujahidin pontianak

Tempat ibadah ini terdiri dari dua lantai, bisa menampung jamaah hingga sembilan ribu orang. Areal parkirnya luas, bisa menampung 1.600 kendaraan roda empat. Masjid Raya Mujahidin menjadi landmark Kota Pontianak karena arsitekturnya yang khas, menggunakan ornamen khas Pontianak.

7. Gereja Katedral Pontianak

Alamat: Jl Pattimura Indah Nomor 195, Darat Sekip, Pontianak.

Tahu gak sih? Paroki Santo Yoseph Katedral Pontianak adalah gereja katedral terbesar se-Asia Tenggara loh. Rumah ibadah umat Katolik ini pertama kali didirikan sejak 1908 oleh Prefek Apostolik Dutch Borneo Mgr Pacificus Bos, OFMCap.


gereja katedral pontianak

Gereja ini kemudian diberkati pada 9 Desember 1909 dan sudah beberapa kali direnovasi. Bangunan gereja dirancang arsitek asli dari Kalimantan Barat dibantu tim khusus.


tampak dalam gereja katedral

Model gereja mengacu pada arsitektur Corinten yang klasik, terlihat pada kubah bulat sebagai kubah utama, kemudian ada lagi kubah kecil di atasnya disebut Rotunda.

Gereja Katedral Pontianak sangat gotik. Patronnya zaman Bizantium abad keempat yang menyerupai keindahan Basilika Santo Petrus di Vatikan. Gereja ini bisa menampung hingga tiga ribu umat.


8. Museum Kalimantan Barat

Alamat: Jl Jenderal Ahmad Yani, Parit Tokaya, Pontianak.

Museum ini juga dikenal dengan nama Museum Negeri Pontianak. Museum ini terbuka untuk umum sejak Oktober 1983.

Pengunjung bisa menikmati koleksi benda-benda sejarah yang berasal dari keanekaragaman suku bangsa di Kalimantan Barat, seperti Dayak, Melayu, Banjar, bahkan Tionghoa. Ada tiga ruangan sejarah yang bisa kita eksplorasi.


museum kalimantan barat

Pertama, ruang pengenalan berisi koleksi geologi, geofisika, biologi, arkeologi, dan benda-benda sejarah. Ada baju resmi Kesultanan Kadriyah, uang kuno dari Asia, Eropa, Indonesia, bahkan Jerman.

Kedua, ruang budaya yang menyajikan keragaman budaya, religi, organisasi kemasyarakatan, mata pencaharian, pengetahuan, dan bahasa masyarakat di Kalimantan Barat. Ruangan yang berada di lantai dua ini menyimpan lukisan-lukisan kuno yang menceritakan kehidupan masyarakat tempo dulu.

Ketiga, ruangan keramik yang sangat unik. Ruangan ini memamerkan koleksi-koleksi keramik, seperti tempayan, piring, mangkuk, sendok yang berasal dari Cina, Jepang, Eropa,bahkan keramik lokal. Total ada lebih dari empat ribu benda sejarah disimpan di museum ini.


Oke segitu aja dulu untuk info wisata gratis kota pontianak, semoga kamu udah tau ya tempat mana saja yang mau kamu kunjugi 

AWAK DATANG KAME' SAMBOT

Komentar

  1. wah bener banget tuh apalagi ditambah kulineran beh makin asik deh, tpi lebih asik lagi kalo bawa pacar sih wkwkwkwk

    BalasHapus

Posting Komentar